PEDOMANJOGJA

Sambut Kalapas Cebongan Baru, Pemkab Sleman Siap Perkuat Sinergi Pembinaan Warga Binaan

Redaksi

Redaksi

19 Aug 2026, 08:24 WIB
Sambut Kalapas Cebongan Baru, Pemkab Sleman Siap Perkuat Sinergi Pembinaan Warga Binaan
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menyatakan kesiapan untuk memperkuat sinergi dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cebongan, Sleman, khususnya dalam program pembinaan bagi warga binaan. Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri acara pisah sambut Kepala Lapas Cebongan di Sleman, Selasa (18/8/2026).

Pedomanjogja.com (Sleman) – Pemerintah Kabupaten Sleman menyatakan kesiapan untuk memperkuat sinergi dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cebongan, Sleman, khususnya dalam program pembinaan bagi warga binaan.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, saat menghadiri acara pisah sambut Kepala Lapas Cebongan di Sleman, Selasa (18/8/2026).


Acara tersebut menjadi penanda pergantian kepemimpinan dari Lamarta Surbakti kepada Tri Mulyono sebagai Kepala Lapas Cebongan yang baru.


Dalam kesempatan itu, Danang menegaskan bahwa pembinaan warga binaan tidak hanya menjadi tanggung jawab internal lapas. Menurutnya, pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat juga memiliki peran dalam mendukung proses pembinaan agar warga binaan memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah menyelesaikan masa pidana.


Salah satu potensi yang dinilai dapat dikembangkan adalah hasil karya warga binaan, termasuk produk kerajinan batik.


“Pembinaan masyarakat di sini menjadi tanggung jawab kita bersama. Kemarin ada pelatihan pertanian hingga kerajinan. Bahkan hasil batik mereka yang dikalungkan hari ini sangat bagus. Nanti hasilnya bisa kita bantu pasarkan melalui Dekranasda agar punya nilai tambah,” ujar Danang.


Menurut Danang, pelatihan pertanian dan kerajinan yang diberikan kepada warga binaan menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian. Hasil karya tersebut juga dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sehingga memberikan nilai ekonomi.


Ia menilai kondisi lingkungan Lapas Cebongan saat ini juga menunjukkan perubahan positif. Lingkungan yang bersih, ramah, dan produktif dinilai dapat membantu mengubah pandangan masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan yang selama ini kerap identik dengan kesan tertutup dan menyeramkan.


Dalam sambutannya, Danang turut menyampaikan pandangan mengenai pentingnya kepemimpinan dalam menjalankan organisasi. Ia mengutip filosofi Jawa tentang perlunya memadukan tenaga, pikiran, dan rasa dalam mengambil keputusan serta membimbing anggota organisasi.


Menurutnya, keseimbangan ketiganya dapat membantu seorang pemimpin mengambil kebijakan yang lebih mudah diterima dan dijalankan oleh bawahannya.

Pada akhir acara, Pemerintah Kabupaten Sleman menyampaikan apresiasi kepada Lamarta Surbakti atas pengabdian dan dedikasinya selama bertugas di Sleman.

Sementara kepada Tri Mulyono, Pemkab Sleman menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus harapan agar sinergi antara Lapas Cebongan dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat.


Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan, tetapi juga memperluas kesempatan bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi kehidupan mereka setelah kembali ke tengah masyarakat. (Fzn)

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Jadilah yang pertama berdiskusi...