PEDOMANJOGJA

UII Perkuat Mutu Akademik, Riset, dan Kolaborasi untuk Masyarakat

Redaksi

Redaksi

29 Jul 2026, 18:42 WIB
UII Perkuat Mutu Akademik, Riset, dan Kolaborasi untuk Masyarakat
Universitas Islam Indonesia (UII) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui berbagai capaian di bidang akademik, riset, inovasi, kemahasiswaan, dan kemitraan.

Pedomanjogja.com (Sleman) – Universitas Islam Indonesia (UII) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui berbagai capaian di bidang akademik, riset, inovasi, kemahasiswaan, dan kemitraan. Berbagai pencapaian tersebut menjadi pijakan bagi universitas untuk menghadirkan pendidikan yang bermutu, riset yang berdampak, serta kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Rektor UII, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng, mengatakan seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika dan para mitra. Menurutnya, perkembangan yang diraih menjadi penyemangat bagi UII untuk terus meningkatkan kualitas institusi di tengah perubahan dunia pendidikan tinggi yang berlangsung cepat.


"Pencapaian ini memperkuat komitmen UII dalam menjaga mutu akademik dan relevansi pendidikan dengan kebutuhan masyarakat," ujar Hari Purnomo.


Di bidang akademik, UII mencatat peningkatan animo calon mahasiswa pada Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran UII berhasil meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) pada Juli 2026.


"Capaian tersebut memperkuat komitmen universitas dalam menjaga kualitas pendidikan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan," katanya.


UII juga melakukan transformasi kelembagaan dengan mengubah Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan menjadi Fakultas Teknik Desain Inovasi sebagai upaya memperluas kolaborasi lintas disiplin ilmu. Di sisi lain, Program Profesi Insinyur UII untuk pertama kalinya melantik 88 insinyur profesional sejak memperoleh izin penyelenggaraan pada 2025.


Dalam bidang keberlanjutan, UII berhasil masuk kelompok peringkat 401–600 dunia pada Times Higher Education Impact Rankings 2026, yang mencerminkan kontribusi universitas dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).


Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, dan Inovasi UII, Prof. Riyanto, S.Pd., M.Sc., Ph.D., menyebut capaian tersebut menjadi pengingat agar UII terus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam pembelajaran, riset, tata kelola kampus, kemitraan, dan pengabdian kepada masyarakat.


Komitmen memperkuat riset juga diwujudkan melalui peluncuran Pusat Kolaborasi Riset Mikroba Endofit bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), peresmian Pusat Studi Inovasi dan Keunggulan Farmasi, serta kehadiran HKI Corner sebagai layanan pendampingan pengajuan hak kekayaan intelektual bagi sivitas akademika.


Selain itu, Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UII menyelenggarakan Wisuda Sekolah Lansia Standar 1 EduSia UII Maharani sebagai implementasi hasil riset melalui program pemberdayaan masyarakat.


Prestasi riset UII turut diperkuat dengan masuknya tiga dosen dalam daftar World's Top 5% Scientists versi SciRank Global Registry 2025, yaitu Ganjar Fadilah, Prof. Dr. Is Fatimah, dan Prof. Dr. Muafi.


Wakil Rektor Bidang Keuangan, SDM, dan Keberlanjutan UII, Prof. Rifqi Muhammad, S.E., M.Sc., Ph.D., mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas riset di lingkungan universitas.


"Capaian para dosen tersebut menjadi penyemangat bagi UII untuk terus memperkuat ekosistem dan kualitas riset," ujarnya.


Di bidang kemahasiswaan, UKM Taekwondo UII meraih enam medali emas, empat perak, dan empat perunggu pada Ksatria Nusantara PBTI Series Taekwondo Championship 2026 tingkat internasional. Sementara itu, UKM Tilawatil Qur'an wa Funun Islamiyah UII sukses menjadi juara umum Festival Seni Qur'ani Tingkat Nasional 2026.


Menurut Rifqi, berbagai prestasi tersebut merupakan hasil proses pembentukan karakter, kedisiplinan, sportivitas, kreativitas, dan penguatan nilai-nilai keislaman mahasiswa.


UII juga terus memperluas kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Sleman, Temanggung, dan Pemerintah Kota Pekalongan, serta menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Ngawi dan Bantul. Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi diwujudkan dalam program-program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


Menutup paparannya, Hari Purnomo menegaskan UII akan terus bertumbuh sebagai perguruan tinggi yang unggul secara akademik, kuat dalam nilai-nilai keislaman, terbuka terhadap kolaborasi, serta semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


"Masih banyak ruang yang perlu diperbaiki dan banyak persoalan masyarakat yang membutuhkan kontribusi perguruan tinggi. Karena itu, UII akan terus belajar, berbenah, dan memperkuat kolaborasi agar semakin relevan dengan perkembangan zaman," pungkasnya. (Fzn)


💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Jadilah yang pertama berdiskusi...