PEDOMANJOGJA

UII Wisuda 1.114 Lulusan Diminta Hadapi Perubahan dengan Integritas

Redaksi

Redaksi

22 Aug 2026, 13:29 WIB
UII Wisuda 1.114 Lulusan Diminta Hadapi Perubahan dengan Integritas
Rektor UII Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU. Saat menyampaikan Pidato sambutan dalam acara Wisuda Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma Periode VI Tahun Akademik 2025/2026

Pedomanjogja.com (Sleman) – Universitas Islam Indonesia (UII) mewisuda 1.114 lulusan dalam Wisuda Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma Periode VI Tahun Akademik 2025/2026. Prosesi wisuda menjadi momentum bagi para lulusan untuk melanjutkan perjalanan ke dunia profesional sekaligus mengamalkan ilmu bagi masyarakat.


Dalam sambutannya, Rektor UII Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU. menyampaikan bahwa 1.114 lulusan yang diwisuda terdiri atas 13 lulusan program doktor, 87 lulusan program magister, 949 lulusan program sarjana, 58 lulusan program sarjana terapan, dan tujuh lulusan program diploma.


Dengan tambahan lulusan tersebut, UII hingga kini telah meluluskan 139.084 alumni yang terus mengambil peran dalam pembangunan masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.


Rektor menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati serta mengapresiasi perjuangan mereka dalam menyelesaikan pendidikan.


“Pencapaian ini merupakan buah dari kesungguhan, ketekunan, dan pengorbanan dalam menempuh pendidikan. Gelar yang Saudara raih sekaligus membawa amanah untuk menggunakan ilmu bagi kemaslahatan yang lebih luas,” ujar Rektor UII dalam sambutannya.


Apresiasi juga diberikan kepada orang tua, wali, keluarga, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh sivitas akademika yang telah mendampingi perjalanan pendidikan para lulusan.


UII Perkuat Mutu dan Kelembagaan


Wisuda periode ini berlangsung di tengah sejumlah perkembangan penting di lingkungan UII. Salah satunya adalah diraihnya Akreditasi Unggul oleh Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran UII dari LAM-PTKes pada Juli 2026.


Capaian tersebut memperkuat posisi UII sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen terhadap mutu pendidikan. UII saat ini telah menyandang Akreditasi Institusi Unggul, dengan 70 persen program studi terakreditasi Unggul atau A.


Selain penguatan mutu akademik, UII juga melakukan transformasi kelembagaan melalui perubahan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan menjadi Fakultas Teknik Desain Inovasi.


Transformasi tersebut disebut mencerminkan upaya UII memperluas kolaborasi keilmuan sekaligus merespons perkembangan teknologi, desain, dan kebutuhan masyarakat.


Di tingkat global, UII juga masuk dalam kelompok peringkat 401–600 dunia pada Times Higher Education Impact Rankings 2026. Capaian tersebut menjadi dorongan bagi UII untuk terus memperkuat prinsip keberlanjutan dalam pembelajaran, penelitian, tata kelola, kemitraan, dan pengabdian kepada masyarakat.


Lulusan Diminta Adaptif Hadapi Perubahan


Kepada para wisudawan, Rektor UII mengingatkan bahwa mereka akan memasuki dunia yang mengalami perubahan dengan cepat. Perkembangan kecerdasan artifisial, otomatisasi, transformasi digital, perubahan pola kerja, serta persoalan sosial dan lingkungan menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru.


Menurutnya, kemampuan memperbarui pengetahuan dan beradaptasi menjadi bekal penting bagi para lulusan.


Namun, penguasaan teknologi dinilai tidak cukup. Para lulusan juga harus memiliki daya kritis, kebijaksanaan, integritas, dan kepedulian terhadap sesama.


“Teknologi dapat membantu manusia bekerja lebih cepat dan mengolah informasi dalam jumlah besar, tetapi manusialah yang menentukan tujuan dan mempertimbangkan dampak penggunaannya,” kata Rektor.


Ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus tetap ditempatkan dalam kerangka kemanusiaan dan kemaslahatan.


Pendidikan tinggi, lanjutnya, juga tidak semata-mata bertujuan menghasilkan manusia yang mampu memberikan jawaban. Pendidikan harus membentuk manusia yang mampu mengajukan pertanyaan yang tepat, mempertimbangkan konsekuensi setiap keputusan, dan memiliki keberanian untuk memilih jalan yang benar.


“Ilmu yang Saudara peroleh hendaknya tidak berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi diwujudkan melalui karya dan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.


Alumni UII Diminta Jaga Integritas


Rektor juga mengingatkan para lulusan bahwa identitas sebagai alumni UII membawa tanggung jawab untuk menjaga nilai keislaman, keilmuan, dan kebangsaan.


Integritas, menurutnya, akan diuji ketika alumni dihadapkan pada pilihan antara kemudahan dan kebenaran. Sementara keilmuan akan diuji ketika mereka menghadapi persoalan yang jawabannya tidak selalu tersedia di dalam buku.


Para lulusan juga diminta tidak berkecil hati ketika menghadapi kegagalan, penolakan, maupun perubahan keadaan setelah menyelesaikan pendidikan.


“Hadapilah setiap pengalaman dengan kesungguhan, kemauan untuk mengevaluasi diri, dan keberanian untuk bangkit tanpa kehilangan nilai dan prinsip yang menjadi kompas dalam perjalanan Saudara,” pesan Rektor.


Hubungan para lulusan dengan UII juga diharapkan tidak berhenti setelah prosesi wisuda. Para alumni diminta menjaga kedekatan dengan almamater dan Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia, membangun jejaring, serta berbagi pengalaman dan kesempatan.


“Keberhasilan akan semakin bermakna ketika Saudara turut membuka jalan bagi orang lain untuk tumbuh dan memberikan manfaat,” tutur Rektor.


Belajar Sepanjang Hayat


Menutup sambutannya, Rektor UII mengingatkan bahwa wisuda merupakan tanda berakhirnya satu tahapan pendidikan, tetapi bukan akhir dari proses belajar.


Semangat belajar sepanjang hayat tersebut sejalan dengan firman Allah Swt. dalam QS Taha ayat 114, “Rabbi zidnī ‘ilmā”, yang berarti, “Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.”


Pesan tersebut menjadi pengingat agar para lulusan terus memperluas pengetahuan, membuka diri terhadap pembelajaran, dan memaknai setiap pengalaman sebagai bagian dari proses menjadi pribadi yang lebih baik.


“Semoga Saudara tumbuh menjadi insan yang unggul dalam keilmuan, kokoh dalam integritas, luas dalam kepedulian, dan mampu menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan,” kata Rektor.


Ia kemudian berpesan kepada seluruh lulusan agar terus berkarya dan bertumbuh serta membawa nama baik UII melalui integritas dan karya di mana pun berada. (Fzn)

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Jadilah yang pertama berdiskusi...