PEDOMANJOGJA

UII Luncurkan Fakultas Teknik Desain Inovasi, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan

Redaksi

Redaksi

13 Aug 2026, 08:23 WIB
UII Luncurkan Fakultas Teknik Desain Inovasi, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., memberikan sambutan dalam kegiatan Sarasehan dan Soft Launching Fakultas Teknik Desain Inovasi (FTDI) Rabu (12/8/2026).

pedomanjogja.com (Sleman) – Universitas Islam Indonesia (UII) resmi memperkenalkan Fakultas Teknik Desain Inovasi (FTDI) melalui kegiatan Sarasehan dan Soft Launching FTDI, Rabu (12/8/2026).


Mengusung tema “Engineer the Future, Sustain the World”, peluncuran ini menandai transformasi Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) menjadi FTDI. Transformasi tersebut tidak sekadar mengubah nama fakultas. FTDI diarahkan menjadi ruang kolaborasi yang menggabungkan keilmuan teknik, desain, teknologi, dan inovasi untuk menjawab perkembangan dunia kerja serta berbagai tantangan pembangunan dan lingkungan.


FTDI menaungi tiga program studi, yakni Teknik Sipil, Arsitektur, dan Teknik Lingkungan. Ketiganya tetap mempertahankan kekhasan keilmuan masing-masing, namun didorong untuk semakin terhubung dalam menjawab persoalan infrastruktur, ruang, perkotaan, hingga lingkungan.


Ketua Pengembangan Pendidikan Yayasan Badan Waqaf UII, Prof. Drs. Allwar, M.Sc., Ph.D., mengatakan transformasi tersebut merupakan bagian dari amanah pendidikan UII untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan peradaban.


Sementara itu, Rektor UII Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., menilai pembentukan FTDI menjadi langkah strategis dalam merespons perubahan lanskap pendidikan dan profesi.


Menurutnya, kompetensi teknik sebagai fondasi perlu diperkuat dengan kemampuan desain, pemanfaatan teknologi, serta keberanian berinovasi. Dengan pendekatan tersebut, lulusan diharapkan mampu menghadapi tantangan nasional maupun global dengan tetap berpegang pada nilai keislaman dan keindonesiaan.


Dekan FTDI UII, Ir. Miftahul Fauziah, S.T., M.T., Ph.D., menegaskan bahwa FTDI bukan meninggalkan perjalanan FTSP, melainkan melanjutkan sekaligus memperluas ruang kolaborasi yang telah dibangun.


“FTDI bukan meninggalkan perjalanan FTSP, melainkan melanjutkan dan memperkuatnya. Teknik Sipil, Arsitektur, dan Teknik Lingkungan tetap berkembang dengan identitas keilmuannya masing-masing, sekaligus semakin terhubung untuk menjawab persoalan infrastruktur, ruang, kota, dan lingkungan secara lebih utuh,” ujarnya.


Perkuat Kerja Sama dengan Industri


Peluncuran FTDI juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) bersama tiga mitra, yakni PT Pola Data Consultant, PT Environesia Global Saraya, dan PT Wijaya Karya.

Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat pembelajaran berbasis praktik, program magang, pengembangan kompetensi profesional, penelitian terapan, hingga hilirisasi inovasi.


Selain itu, kegiatan juga menghadirkan FTDI Talks yang membahas masa depan pendidikan, profesi, teknologi, serta pentingnya kolaborasi lintas disiplin.

Diskusi tersebut menyoroti perubahan kompetensi yang dibutuhkan lulusan di tengah perkembangan kecerdasan buatan, konstruksi digital, kota cerdas, perubahan iklim, transisi energi, dan tuntutan pembangunan berkelanjutan.


Melalui FTDI, UII juga mendorong pengembangan kolaborasi pada berbagai isu strategis, mulai dari ketahanan infrastruktur, kota cerdas dan berkelanjutan, konstruksi digital, kecerdasan buatan, pengelolaan air dan sanitasi, hingga adaptasi perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana.


Dengan mengusung tagline “Engineer the Future, Sustain the World”, FTDI ingin menempatkan teknik sebagai fondasi, desain sebagai arah, dan inovasi sebagai kekuatan untuk menghasilkan solusi yang memberikan dampak bagi masyarakat.

Transformasi ini diharapkan menjadi langkah baru UII dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif, kolaboratif, inovatif, profesional, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam serta kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan. (Fzn)

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Jadilah yang pertama berdiskusi...