PEDOMANJOGJA

Satu Dekade BBW di Indonesia, Jutaan Buku Murah Kembali Hadir di Yogyakarta

Redaksi

Redaksi

19 Aug 2026, 19:22 WIB
Satu Dekade BBW di Indonesia, Jutaan Buku Murah Kembali Hadir di Yogyakarta

Pedomanjogja.com (Sleman) – Pameran Buku Internasional “Big Bad Wolf Books” (BBW) akan kembali hadir menyapa pecinta buku di Yogyakarta dengan menawarkan jutaan buku dengan harga yang lebih terjangkau.


Memasuki satu dekade penyelenggaraannya di Indonesia sejak 2016, BBW tahun ini membawa lebih dari satu juta buku baru ke Yogyakarta. Pameran tersebut akan digelar di Hall Bima (A), Jogja Expo Center (JEC), pada 3–13 September 2026.


Yogyakarta kembali dipilih sebagai salah satu kota penyelenggaraan karena tingginya antusiasme masyarakat terhadap kehadiran BBW. Selama beberapa kali penyelenggaraan, masyarakat Yogyakarta dan daerah sekitarnya disebut menunjukkan dukungan yang konsisten.


Public Relations BBW Indonesia, Andri Suharyono, mengatakan pihaknya justru mengambil langkah berbeda di tengah kondisi ekonomi yang penuh tekanan. Ketika harga berbagai kebutuhan meningkat, BBW berupaya menghadirkan buku dengan harga yang lebih rendah.


“Di tengah kondisi ekonomi, semua harga naik, tetapi di event ini harga buku kami turunkan. Kami bangga generasi muda sangat antusias menyambut BBW,” ujar Andri saat konferensi pers di Sleman, Rabu (19/8/2026).


Menurut Andri, lebih dari satu juta buku yang disiapkan tahun ini berasal dari berbagai genre dan ditujukan untuk pembaca dari beragam kelompok usia.

Koleksinya mencakup buku memasak, pengembangan diri atau self-healing, kesehatan, aktivitas anak, hingga berbagai referensi hobi.


“Kita berjuang bersama, sudah lebih dari delapan kali hadir di Jogja dan mendapat dukungan luar biasa dari berbagai elemen. Tahun ini kami hadir lagi dengan lebih dari satu juta buku baru seluruh genre di JEC,” kata Andri.


Panitia juga memproyeksikan jumlah pengunjung tahun ini meningkat sekitar 5 hingga 7 persen dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Kenaikan tersebut diperkirakan tidak hanya berasal dari masyarakat Yogyakarta, tetapi juga pengunjung dari daerah sekitar seperti Magelang, Klaten, hingga Solo.


Rangkul Komunitas Lokal


Menjelang pelaksanaan pameran utama, BBW juga menggelar sejumlah kegiatan road to event dengan melibatkan komunitas lokal. Berbagai aktivitas digelar secara interaktif, di antaranya lokakarya merajut dan pembuatan cupcake. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun antusiasme masyarakat sebelum pameran resmi dibuka.


Dukungan terhadap penyelenggaraan BBW di Yogyakarta juga datang dari mitra strategis. Deputy of Branch Manager BCA Yogyakarta, Fransisca Tantri Putri Hapsari, mengatakan keberlangsungan BBW selama satu dekade menunjukkan bahwa buku masih memiliki tempat penting di tengah masyarakat.


“Animonya tetap luar biasa, banyak sekali manfaat buku untuk literasi kita. BCA mendukung upaya peningkatan literasi masyarakat Indonesia,” ujar Fransisca.


Menurutnya, kehadiran pameran buku tidak semestinya hanya dilihat sebagai kesempatan mendapatkan buku dengan harga terjangkau. Lebih jauh, akses terhadap berbagai bacaan diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk semakin dekat dengan buku dan memperkuat budaya literasi.


Dengan membawa lebih dari satu juta buku baru dan melibatkan komunitas lokal, BBW kembali menjadikan Yogyakarta sebagai salah satu ruang pertemuan antara masyarakat dan berbagai sumber bacaan.


Pameran yang berlangsung selama 11 hari tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat berburu buku, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga minat baca dan memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan yang berkualitas. (Fzn)


💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Jadilah yang pertama berdiskusi...