PEDOMANJOGJA

DPRD Sleman dan Jurnalis Belajar Pengelolaan Kerja Sama Media di Diskominfo Surabaya

Redaksi

Redaksi

22 Jul 2026, 09:06 WIB
DPRD Sleman dan Jurnalis Belajar Pengelolaan Kerja Sama Media di Diskominfo Surabaya
Pimpinan DPRD Kabupaten Sleman bersama belasan jurnalis yang bertugas di lingkungan DPRD Sleman melakukan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, Senin (20/7/2026).

Pedomanjogja.com (Surabaya) - Pimpinan DPRD Kabupaten Sleman bersama belasan jurnalis yang bertugas di lingkungan DPRD Sleman melakukan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, Senin (20/7/2026). Kunjungan ini bertujuan mempelajari pengelolaan kerja sama media sekaligus mengadopsi praktik kolaborasi yang diterapkan Pemerintah Kota Surabaya.


Rombongan dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Y. Gustan Ganda, didampingi Wakil Ketua I DPRD Sleman Ani Martanti, Wakil Ketua II Hasto Karyantoro, serta jajaran Sekretariat DPRD Kabupaten Sleman.


Dalam kesempatan tersebut, Gustan Ganda menegaskan pentingnya pemerintah daerah memberdayakan media massa yang memiliki kompetensi jurnalistik sebagai mitra strategis dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat.


Menurutnya, pemerintah perlu memberikan ruang kepada media sesuai kapasitas dan kompetensinya, karena wartawan merupakan pihak yang memiliki kemampuan profesional dalam mengelola dan menyampaikan informasi kepada publik.

"Pemerintah wajib mempunyai kompetensi dan keterkaitan dengan media massa. Dan yang memiliki kompetensi di bidang itu adalah para jurnalis dengan kemampuan jurnalistiknya," ujar Gustan.


Ia juga menilai perusahaan media yang telah terverifikasi perlu dioptimalkan dalam kerja sama dengan pemerintah daerah. Di sisi lain, perusahaan media juga didorong untuk terus meningkatkan kompetensi wartawan melalui pembinaan dan pelatihan.

Terkait regulasi kerja sama media, Gustan berpendapat bahwa keberpihakan pemerintah terhadap media yang memenuhi ketentuan menjadi faktor penting dalam membangun komunikasi publik yang efektif.


Menurutnya, peningkatan kompetensi media akan berdampak pada kualitas informasi yang diterima masyarakat dan turut memperkuat literasi publik.


"Kalau media massa mampu memberitakan secara tepat, itu akan memengaruhi tata kehidupan masyarakat. Literasi yang baik menjadi salah satu fondasi kemajuan suatu bangsa," katanya.


Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Sleman, Ani Martanti, mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi DPRD Sleman untuk belajar mengenai pengelolaan komunikasi publik yang diterapkan Pemerintah Kota Surabaya.

Ia menilai kolaborasi yang baik antara pemerintah dan media menjadi faktor penting dalam menyampaikan berbagai program pembangunan kepada masyarakat.


"Kami belajar bagaimana kolaborasi media dengan pemerintah, bagaimana media mendapatkan ruang dan fasilitasi, serta bagaimana informasi publik dapat disampaikan melalui pemberitaan yang benar, akurat, dan berdasarkan fakta," ujar Ani.


Rombongan DPRD Sleman diterima Sekretaris Dinas Kominfo Kota Surabaya, Sudadi, didampingi Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Putut Darmawan.

Dalam pemaparannya, Sudadi menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Surabaya menempatkan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan program-program pemerintah kepada masyarakat. Kerja sama media dilakukan melalui mekanisme advertorial dengan sejumlah persyaratan administrasi, di antaranya perusahaan media memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), akta pendirian, status Pengusaha Kena Pajak (PKP), serta Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 73100 bidang periklanan.


"Media itu partner kita. Jika tidak berkolaborasi dengan media, kami tidak bisa menyampaikan program-program pemerintah di Surabaya," ujar Sudadi.


Melalui kunjungan ini, DPRD Kabupaten Sleman berharap dapat mengadopsi praktik-praktik pengelolaan kerja sama media yang efektif untuk memperkuat komunikasi publik dan meningkatkan kualitas penyebaran informasi kepada masyarakat di Kabupaten Sleman. (Fzn)


💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Jadilah yang pertama berdiskusi...