Pedomanjogja.com (Sleman) - Pemerintah kembali melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah atau BIAS di Kabupaten Sleman pada 2026. Program ini menyasar murid kelas 1, 2, dan 5 SD, MI, atau sederajat sebagai upaya mempertahankan kekebalan tubuh terhadap sejumlah penyakit.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Sleman, dr. Khamidah Yuliati, M.M.R., mengatakan tidak ada perubahan dalam pelaksanaan BIAS tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.
“BIAS tahun ini tidak ada perubahan dibandingkan tahun lalu,” kata Khamidah.
Pemberian imunisasi lanjutan dilakukan karena kekebalan tubuh yang diperoleh anak sejak bayi hingga usia 18 bulan dapat menurun seiring bertambahnya usia. Imunisasi ulang diberikan untuk mempertahankan perlindungan terhadap penyakit tertentu.
Pada BIAS 2026, siswa kelas 1 mendapat imunisasi MR, kelas 2 mendapat imunisasi Td, sedangkan siswa kelas 5 mendapat imunisasi HPV.
“Imunisasi ini diberikan sebagai imunisasi lanjutan untuk mempertahankan kekebalan anak terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” jelas Khamidah.
Program BIAS bertujuan mendukung eliminasi campak dan rubella, mempertahankan eliminasi tetanus maternal dan neonatal, serta mengendalikan penyakit difteri. Sementara itu, imunisasi HPV diberikan sebagai salah satu upaya pencegahan kanker leher rahim atau kanker serviks sejak dini.
Di Kabupaten Sleman, sasaran BIAS kelas 1 tercatat sebanyak 15.728 siswa, terdiri dari 8.139 siswa laki-laki dan 7.598 siswa perempuan.
Untuk kelas 2, jumlah sasaran mencapai 15.749 siswa, terdiri dari 8.070 siswa laki-laki dan 7.679 siswa perempuan.
Sedangkan sasaran kelas 5 mencapai 16.291 siswa, terdiri dari 8.345 siswa laki-laki dan 7.946 siswa perempuan.
Pelaksanaan BIAS diharapkan dapat mempertahankan perlindungan kesehatan anak usia sekolah sekaligus mendukung upaya pencegahan dan pengendalian sejumlah penyakit melalui imunisasi. (Fzn)