pedomanjogja.com (Yogyakarta) - Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) resmi melepas 640 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode 89 Tahun Akademik 2025/2026. Ratusan mahasiswa tersebut akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul.
Prosesi pelepasan berlangsung di Sport Hall Gedung Slamet Rijadi UAJY, Kamis (2/7/2026), sebelum para mahasiswa diberangkatkan menuju lokasi KKN. Program ini menjadi bagian dari komitmen UAJY dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat.
Ketua LPPM UAJY, Prof. Dr. I Putu Sugiartha Sanjaya, S.E., M.Si., Ak., CA., menjelaskan bahwa KKN merupakan mata kuliah wajib yang dirancang sebagai sarana mahasiswa mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya hadir untuk menjalankan program kerja, tetapi juga belajar memahami kondisi sosial dan potensi yang dimiliki masyarakat.
"Ketika di lokasi KKN, mahasiswa tidak hanya datang untuk mengajar atau membantu masyarakat, tetapi juga belajar bersama masyarakat dan memahami realitas kehidupan yang ada," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II UAJY, Samiaji Sarosa, M.I.S., Ph.D., berpesan agar mahasiswa tidak terpaku pada besar atau kecilnya program kerja yang akan dilaksanakan. Ia menekankan bahwa keberhasilan KKN justru diukur dari sejauh mana program tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat nyata.
"Jangan berkecil hati apabila program yang dijalankan terlihat sederhana. Selama program tersebut menjawab kebutuhan masyarakat, saya yakin akan memberikan dampak yang baik," katanya.
Sebagai tanda dimulainya pengabdian, dilakukan prosesi simbolis pemakaian jas almamater kepada dua perwakilan peserta KKN, Fidelis Michael dan Gavrila Kyra. Momen tersebut menjadi penanda resmi keberangkatan mahasiswa menuju wilayah pengabdian di Kapanewon Gedangsari.
Antusiasme juga disampaikan para peserta KKN. Salah satunya, Touffel, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2023. Ia menilai KKN menjadi kesempatan berharga untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah sekaligus mengembangkan kemampuan beradaptasi, bekerja sama, dan berkomunikasi dengan masyarakat.
"Saya berharap pengabdian ini dapat memberikan dampak positif kepada kami semua mahasiswa KKN," ungkapnya.
Melalui pelaksanaan KKN Periode 89 ini, UAJY berharap para mahasiswa mampu menjadi mitra masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal serta menghadirkan program-program yang bermanfaat, kolaboratif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, pengabdian yang dilakukan tidak hanya memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat di Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul. (Fzn)