PEDOMANJOGJA

Pemkab Sleman Laksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Redaksi

Redaksi

01 Jun 2026, 07:34 WIB
Pemkab Sleman Laksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Pemerintah Kabupaten Sleman menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Pemda Sleman.

pedomanjogja.com (Sleman) Pemerintah Kabupaten Sleman menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Pemda Sleman, Senin pagi (1/6). Bertindak selaku Inspektur Upacara yakni Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.


Bupati Sleman, Harda Kiswaya beserta jajaran Forkopimda, Kepala OPD serta ASN di lingkungan Pemkab Sleman juga turut mengikuti upacara tersebut. Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sleman berjalan lancar dan penuh semangat.


Dalam amanat Bupati Sleman yang dibacakan oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus meneguhkan nilai-nilai luhur yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.


“Melalui tema tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menjadi pernyataan tegas bahwa nilai- nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa, namun juga jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi,” ujar Danang


Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa Pancasila harus terus dimaknai sebagai living ideology yang mampu menjawab berbagai tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi, arus globalisasi, dan disrupsi digital yang semakin dinamis.


“Pancasila membawa Indonesia menjadi bangsa besar dengan keragaman suku, budaya, bahasa dan adat. Saat ini kita menghadapi tantangan globalisasi dan Disrupsi Digital. Namun berbekal Pancasila sebagai Living Ideology akan membuktikan ketangguhannya,” kata Danang


Pada kesempatan tersebut, bertepatan juga dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Danang mengajak untuk selalu peduli dan mencintai lingkungan. Dengan semangat “Memayu Hayuning Bawono” menjadi ajaran nilai-nilai bahwa hidup manusia tidak mungkin lepas dari lingkungan.


“Bumi adalah rumah kita semua. Mari jaga dan lestarikan dengan penuh cinta dan kita wariskan lingkungan yang layak untuk generasi mendatang,” pungkas Danang. (Ist)

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Jadilah yang pertama berdiskusi...