pedomanjogja.com (Yogyakarta) - Seekor kucing betina bernama Messi mencatatkan sejarah sebagai kucing pertama yang memiliki Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM). Kucing berusia 15 tahun itu resmi menjadi anggota Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) usai mengikuti pemeriksaan kesehatan dalam peluncuran program KucingMu di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Minggu (5/7/2026).
Momentum tersebut sekaligus menandai lahirnya KucingMu sebagai komunitas baru yang diinisiasi untuk menjangkau para pecinta hewan melalui pendekatan dakwah yang lebih inklusif.
Ketua Lembaga Dakwah Komunitas PWM DIY, Ananto Isworo, mengatakan KucingMu diharapkan menjadi ruang baru bagi Muhammadiyah untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunitas pecinta kucing.
"Harapannya, KucingMu bisa terus berkembang dan menjadi inspirasi lahirnya komunitas-komunitas positif lainnya di lingkungan Muhammadiyah," ujarnya.
Messi bukanlah kucing biasa. Kucing bercorak kembang telon itu merupakan peliharaan Wakil Ketua PWM DIY, Azman Latif. Ia mengadopsi Messi saat masih berusia sekitar dua bulan dari seorang sahabatnya. Sejak saat itu, Messi tumbuh besar di Kampung Kauman, Yogyakarta, kawasan yang dikenal sebagai tempat lahirnya Muhammadiyah yang didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan.
Kini, di usianya yang menginjak 15 tahun, Messi masih dalam kondisi sehat.
"Alhamdulillah, meski usianya sudah termasuk tua, untuk ukuran kucing ya, Messi masih diberikan kesehatan sampai sekarang," kata Azman.
Nama Messi sendiri ternyata terinspirasi dari megabintang sepak bola dunia, Lionel Andrés Messi. Azman mengaku nama tersebut dipilih sekitar tahun 2011, ketika sang pesepak bola tengah berada di puncak performanya.
"Itu kan kisaran tahun 2011, Lionel Messi memang baru jago-jagonya. Karena kekaguman anak saya, makanya kucingnya dikasih nama Messi. Selain karena mudah diingat dan dilafalkan juga ya," tuturnya.
Selain menjadi kucing pertama yang mengantongi KTAM, Messi juga memiliki kebiasaan yang terbilang unik. Menurut Azman, sejak kecil kucing peliharaannya itu terbiasa buang air di toilet tanpa pernah diajari.
"Sejak awal diadopsi dulu, Messi ini tanpa diajari sudah bisa buang air di toilet, sampai sekarang masih konsisten. Entah buang air kecil atau besar, semua di toilet. Jadi, bersyukur banget, tidak perlu repot-repot," ungkapnya.
Sebelum disteril beberapa tahun lalu, Messi juga sempat berkembang biak dan memiliki banyak keturunan. Saat ini berat badannya sekitar enam kilogram dan tetap aktif meski telah memasuki usia senja untuk ukuran kucing.
Azman berharap kehadiran KucingMu dapat menarik lebih banyak komunitas pecinta hewan untuk mengenal Muhammadiyah melalui kegiatan-kegiatan yang positif dan inklusif.
Menurutnya, inovasi seperti KucingMu menjadi salah satu cara agar organisasi yang telah berdiri lebih dari satu abad itu semakin dekat dengan masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk para pecinta hewan. (Hyu)