PEDOMANJOGJA

Watch Party MotoGP Austria di JNM Bloc, Ratusan Pencinta Motor Dukung Veda Ega

Redaksi

Redaksi

20 Sep 2026, 19:01 WIB
Watch Party MotoGP Austria di JNM Bloc, Ratusan Pencinta Motor Dukung Veda Ega
Ratusan Pecinta dan Komunitas Motor mengikuti nonton bareng (nobar) MotoGP Austria 2026, bertajuk Watch Party MotoGP Austria di JNM Bloc. Minggu (20/09/2026).

Pedomanjogja.com (Yogyakarta) - Ratusan pencinta motor dan komunitas otomotif di Yogyakarta berkumpul di Jogja National Museum (JNM) Bloc, Minggu (20/9/2026), untuk mengikuti riding sekaligus nonton bareng (nobar) MotoGP Austria 2026.


Kegiatan bertajuk Watch Party MotoGP Austria tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober mendatang.


Suasana semakin meriah saat balapan Moto3 Austria dimulai. Perhatian penonton tertuju pada pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, yang tampil agresif meski harus mengawali balapan dari posisi ke-19.


Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu mampu memperbaiki posisinya secara signifikan. Veda bahkan sempat merangsek hingga posisi keempat dan bertahan di kelompok depan.


Namun, perjuangan Veda terganggu setelah ia harus menjalani dua kali long lap penalty. Hukuman tersebut membuat posisinya merosot hingga peringkat ke-13.


Veda kemudian mampu menjaga ritme balapan hingga menyentuh garis finis di posisi ke-13.


Meski hasil akhir belum sesuai harapan, dukungan penonton di JNM Bloc tetap mengalir. Selain Veda Ega, perhatian juga diberikan kepada pembalap Indonesia lainnya, Mario Suryo Aji, yang berlaga di kelas Moto2.


Agenda nobar tidak hanya diisi dengan menyaksikan balapan. Para penonton juga mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab mengenai perkembangan olahraga balap motor Indonesia serta proses pembinaan pembalap muda.


Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan penyelenggaraan MotoGP di Indonesia menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga otomotif sekaligus membuka peluang bagi pembalap muda Indonesia untuk berkembang ke level internasional.


Menurut Baron, pembinaan pembalap dilakukan melalui sejumlah jenjang kompetisi, mulai dari MotoPrix hingga kejuaraan dunia. Ia juga menyebut Yogyakarta sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi melahirkan talenta balap.


“Ini merupakan satu kesempatan besar. Pertamina berkolaborasi bersama seluruh stakeholder dalam mendukung Energizing Indonesia, membuat satu event internasional di Indonesia, kebanggaan bangsa,” kata Baron.


Sementara itu, Komisaris Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo, menilai keberadaan Pertamina Mandalika International Circuit memiliki posisi penting dalam perkembangan olahraga otomotif nasional.


Menurut Marrel, Mandalika tidak hanya menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ekosistem pembinaan pembalap Indonesia.


“Ibarat pemain bola punya GBK kalau Timnas-nya main, kita punya Mandalika,” ujar Marrel.


Marrel juga turut memberikan dukungan terhadap talenta-talenta balap Indonesia, termasuk Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, yang diharapkan terus berkembang dan mampu mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional.


Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat.


Ajang tersebut sekaligus menjadi momentum bagi publik Indonesia untuk kembali menyaksikan kiprah pembalap-pembalap Tanah Air di hadapan pendukungnya sendiri. (Hyu)

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Jadilah yang pertama berdiskusi...